Obat Kriptorkismus

Obat Kriptorkismus – Hallo sobat, apa kabar??? Selamat datang kembali di situs yang menyediakan ragam informasi kesehatan terakurat dan terlengkap, mulai dari informasi penyakit, manfaat tanaman hingga rekomendasi obat herbal unggulan berlegalitas BPOM RI. Nah, untuk kesempatana kali ini saya akan membagikan informasi kesehatan mengenai kriptorkismus. Apa itu kriptorkismus??? Berikut ulasan lengkapnya 🙂

Obat Kriptorkismus

Kriptorkismus – Gejala – Penyebab – Obat Kriptorkismus

Obat Kriptorkismus – Kriptorkismus merupakan suatu keadaan di mana testis pada bayi laki-laki tidak turun ke dalam skroktum saat lahir. Pada tahapan awalnya testis tumbuh dalam rongga perut (abdomen) saat janin berkembang dalam kandungan. Nah, biasanya sekitar dua bulan sebelum kelahiran atau pada trimester ketika kehamilan, testis akan turun secara alami melalui suatu saluran bernama inguinal canal yang kemudian akan menempati skrotum. Kondisi kriptorkismus ini dapat dinyatakan pada bayi ketika pada saat lahir testis tetap berada di dalam rongga perut atau di inguinal canal, dan tidak berada pada skrotum seperti pada umumnya.

Dari yang diketahui kondisi ini lebih banyak dialami oleh bayi yang lahir prematur. Sebagian besar dari kasus, testis dapat turun menempati posisi seharusnya di skrotum dalam waktu 3-6 bulan setelah kelahiran. Nah, sekitar 1% penderitanya lagi, testis tetap berada dalam skrotum hingga bayi berusia 6 bulan. Kirptorkismus sendiri diketahui tidak menimbulkan rasa sakit atau nyeri, namin kondisi ini diketahui memiliki risiko yang tinggi untuk menyebabkan kanker testis.

Komplikasi Kriptorkismus

Obat Kriptorkismus – Salah satu komplikasi yang dapat ditimbulkan akibat kriptorkismus adalah kemandulan atau infertilitas yang ditandai dengan jumlah sperma yang sedikit atau memiliki kualitas sperma yang buruk. Selain itu, kriptorkismus juga diketahui dapat menimbulkan komplikasi lainnya yaitu kanker testis. Komplikasi ini diketahui berisiko lebih besar dialami oleh penderita kriptoskismus yang terjadi di rongga perut dibanding kriptorkismus di inguinal canal.

Gejala dan Penyebab Kriptorkismus

Obat Kriptorkismus – Kondisi Kriptorkismus ini diketahui tidak menimbulkan gejala tertentu, namun kondisi ini dapat diketahui pasca kelahiran bayi. Kriptorkismus sendiri juga dikenal sebagai suatu kondisi yang penyebabnya belum dapat dipastikan tepatnya.

Namun beberapa faktor berikut ini diketahui dapat meningkatkan risiko testis tidak berada pada skrotum saat lahir, di antaranya yaitu :

  • Kelahiran prematur.
  • Kelahiran dengan berat badan rendah.
  • Gangguan yang dapat menghambat pertumbuhan janin dalam kandungan, seperti sindrom Down.
  • Terpapar pestisida.
  • Konsumsi alkohol dan merokok saat hamil.
  • Memiliki riwayat keluarga yang mengalami kriptorkismus.

Pengobatan Kriptorkismus

Obat Kriptorkismus – Untuk penanganan kriptorkismus sendiri diketahui akan dilakukan jika sampai usia 6 bulan lebih testis pada bayi tidak turun sendiri. Penanganan ini bertujuan untuk memindahhkan testis ke dalam skrotum seperti seharusnya. Salah satu caranya adalah melalui penyuntikan hormon chrionic gonadotropin (HCG) yang berfungsi untuk merangsang proses turunya testis hingga menempati skrotum. Penanganan ini dapat dilakukan saat bayi berusia 6-12 bulan. Namun terapi ini diketahui memiliki efektivitas yang rendah jika dibandingkan dengan operasi. Oleh karena itu, dokter tidak menjadikan terapi hormon ini sebagai pilihan utama.

Nah, prosedur operasi orkiopeksi biasanya menjadi saran utama yang biasa disarankan oleh dokter untuk mengatasi kriptorkismus. Tujuan dari operasi ini yaitu memindahkan testis ke dalam skrotum. Namun, seperti prosedur operasi pada umumnya, operasi ini juga tentunya memiliki beberapa risiko seperti perdarahan, infeksi, testis kembali naik, jaringan testis kecil dan mati (aftrofi testis) karena adanya gangguan suplai darah serta kerusakan pada saluran testis menuju uretra, kondisi ini diketahui dapat menyebabkan cairan semen atau mani sulit keluar. Meski demikian, sebagian besar tindakan operasi berhasil mengembalikan posisi testis ke skrotum.

Nah, jika kasus di mana bayi tidak memiliki testis sama sekali, penanganan yang bisa dilakukan adalah dengan implantasi testis. Sedangkan pada bayi yang masih memiliki paling tidak satu testis yang sehat dapat ditangani dengan terapi hormon. Hal ini penting untuk kematangan secara fisik saat pubertas.

Ok sobat, itulah dia informasi mengenai obat kriptorkismus yang dapat saya sampaikan untuk ulasan kali ini. Sekian yang dapat disampaikan, semoga ulasa mengenai obat kriptorkismus ini dapat bemanfaat dan terimakasih banyak atas kunjungannya. 🙂 ^^