Obat Lymphogranuloma Venereum

Obat Lymphogtanuloma Venereum (LGV) Dan Penyebab Gejala Lymphogranuloma Venereum – Selamat datang di artikelwww.jamuobat.com . Untuk kesempatan kali ini kami akan membahas secara singkat tentang Obat lymphogranuloma venereum (LGV) dan penyebab gejala lymphogranuloma venereum. Apa anda sebelumnya sudah tahu apa itu lymphogtanuloma venereum (LGV)? Lymphogtanuloma Venereum adalah penyakit yang menular seksual (PMS) atau infeksi yang melibatkan kelenjar getah bening di daerah genital. Hal ini disebabkan oleh Chlamydia trachomatis. Bakteri yang bisa menular melalui hubungan seksual. Penyakit ini berendemik di daerah tropis, seperti Asia Tenggara, India, Afrika, Karibia dan Amerika selatan. Lymphogtanuloma Venereum (LGV) sering terjadi pada pasangan yang melakukan seksual sema jenis (homoseksual). Penyakit ini biasanya ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar lipat paha dan ada luka (ulkus) pada kelamin. Selain itu LGV dapat muncul bersama dengan infeksi penyakit menular seksual lainya, seprti penyakiti HIV.

Obat Lymphogranuloma Venereum (LGV) Dan Penyebab Gejalanya

Obat Lymphogranuloma Venereum (LGV) Dan Bagimana Penyebab Terjadinya Lymphogranuloma Venereum?

Sebeleum lanjut ke pembahsan tentang Obat lymphogranuloma Venereum kita harus mengetahui penyebabnya karna hal apa.  Penyebab terjadinya lymphogranuloma Venereum disebabkan oleh salah satu dari tiga jenis (serovar) dari bakteri Chlamydia trachomatis. Bakterini bisa menyebar melalui kontak/ hubungan seksual. Untuk mencegah penyakit ini lebih baik anda menghindari kontak seksual menyimpang, karna dari penyakit ini bisa menyebabkan dan timbul beberapa penyakit seperti adanya peradangan, luka di daerah anus atau dubur, ujung usus besar (rektum). Seringkali penyakit ini terjadi muncul pada penerima hubungan seks anal pada sesama pria dan dibarengi ditandai dengan munculnya nyeri pada anus serta adanya kelaur nanah dan darah, jadi sehingga menyerupai infeksi saluran pencernaan. Biasanya sesorang dapat mudah terkena penyakit LGV jika :

  • Seoarang pekerja seksual
  • Menjalni seks oral
  • Memiliki lebih dari satu pasangan seksual
  • Melakukan hubungan seksual yang tidak aman atau tidak pakai alat pengaman
  • Berjenis Kelamin Pria

Bagamana Gejala  Lymphogranuloma Venereum?

Gejala Lymphogranuloma Venereum biasanya dimulai beberapa hari hingga satu bulan setelah datang kontak dengan bakteri Chalamydia trachomatis. Gejala ini ditandai dengan bisul keccil pada alat kelamin laki-laki, biasanya bisul ini tidak teras sakit, dan ada dalam saluran kelamin betina, adanya pembengkakan dan kemerahan pada kulit darah selangkangan, pembengkakan kelanjar getah bening pada selangkakngan pada salah satu kedua belah pihak yang melakukan seks anal. Gejala lymphogranuloma venereum (LGV) biasanya dibagi menjadi 3 tahap. Gejala tahap ke 1 bisanya ditandai dengan:

  • Timbul pembesaran kelenjar getah bening di daerah lipat paha yang dapat pecah serta membentuk rongga
  • Timbul ulkus dangkal atau pupil yang tidak terasa sakit pada organital luar
  • Timbul lesi yang mirip dengan herpes
  • Mucnculnya gejala peradangan uretra atau saluran kemih

Untuk tahap ke 2 biasanya terjadi sekitar 10-30 hari setelah terkena bakteri Chlamydia trachomatis. Gejala lymphogranuloma venereum (LGV) stadium 2, diantaranya:

  • Kulit menjadi kemerahan
  • Munculnya gejala infeksi sistemik serpti adanya, sakit kepala, demam, mual, muntah, lemah dan nyeri pada sendi

LGV tahap 3 atau stadium 3 dapat muncul 20 tahun pasca infeksi terjadi. LGV biasanya terjadi pada wanita akibat tidak teridentifikasinya LGV tahapan 1 dan 2. Untuk gejala lymphogranuloma venereum tahap 3 adalah :

  • Pada wanita lymphogranulam venereum stadium 3 dapat ditandai dengan pembesaran, penebalan dan luka yang terjadi pada labia. LGV stadium 3 pada wanita bisa menyebabkan geja seprti : Demam, nyeri, gatal-gatal, nyeri pada saat buang air kecil dan diare yang mengandung darah atau nanah.
  • Munculnya infeksi anus, rektum, dan usus besar
  • Gatal-gatal pada anus
  • Nyeri daerah anus dan tenesmus, yaitu merasakan tidak puas setelah buang air besar
  • Berat badan turun
  • Dinding anus terasa kasar saat pemeriksaan colok dubur

Obat Lymphogranuloma Venereum (LGV) Dan Bagaimana Cara Pengobatan Lymphogranuloma Venereum (LGV)?

Pengobatan lymphogranuloma venereum bisa diobati dengan pembrian obat antibiotik dan pembedahan. Untuk pemberian obat antibiotik bertujuan untuk membunuh bakteri yang menyebabkan terjadinya LGV, selain itu bisa juga dengan pemebrian obat Lymphogranuloma Venereum. Perlu diketahui bahwa pihak penderita maupun pasangan yang melakukan hubungan seksual harus menghindari hubungan seksual yang tidak aman hingga keduanya selesai menjalani pengobatan, tapi untuk lebih baiknya hindarilah hubungan seksual menyimpang supaya terhindari penyakit LGV.

Mungkin sekian pembahasan singkat tentang Obat Lymphogranuloma Venerium dan penyebab gejalanya, semoga pembahasan ini bisa menjadikan informasi yang bermanfaat bagi anda.