Obat Penyakit Disentri

Obat Penyakit Disentri – Pengertian dan pengobatan bahan tradisional. Jumpa lagi bersama kami di www.jamuobat.com seperti biasa kita akan menguak berbagai informasi seputar kesehatan. Pembahasan kali ini mengenai obat penyakit disentri, sebelumnya kita akan memjelaskan dulu apa itu disentri? Penyakit disentri yaitu suatu infeksi pada saluran usus sehingga menyebabkan diare disertai darah dan lendir. Penyebab dari penyakit disentri yaitu air ataupun makanan yang mengandung kuman dan parasit amuba. Parasit parasit tersebut akan berkembangbiak dengan dua tahap yaitu tahap trphogoit (parasit aktif) dan kista. Penyebab dari disentri adalah kuman kuman yang menyerang dinding usus besar sehingga perut akan terasa mulas, kembung, mual mual, muntah, dan mencret yang berulang ulang disertai dengan rasa sakit pada bagian perut. Tanda tanda dari penyakit disentri yaitu sakit dibagian perut, kram dan terasa melilit

Obat penyakit disentri

Gejala penyakit disentri

Biasanya orang yang menderita penyakit disentri disebabkan oleh bakteri shigella. Gejala umum dari penyakit disentri ini adalah diare yang mengandung bercak darah dan lendir. Hal tersebut disebabkan oleh usus dan organ pencernaan yang terinfeksi bakteri. Sedangkan gejala khusus berdasarkan jenis bakteri yang menginfeksi biasanya disebabkan oleh bakteri shigella diikuti dengan demam dan mual. Penyakit ini biasanya akan berlangsung selama 5 sampai 7 hari. Kebanyakan penyakit tersebut menyerang pada anak kecil dan lansia. Penyakit yang disebabkan oleh amoeba akan lebih berbahaya karena dapat menyebabkan komplikasi berupa abses otak, intususepsi (usus terselip ke bagian lain dari usus), infeksi hati (kantong nanah pada hati), dan peritonitis (peradangan pada perut). Gejala yang umumnya dirasakan oleh penderita disetri yaitu diare berdarah, muntah, mual, nyeri perut, dan demam.

Penyebab penyakit disentri

Dilihat dari penyebabnya disentri ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu :

  • Disentri Amoeba

Disentri jenis ini biasanya disebabkan oleh amoeba (parasit) dengan nama lain Entamoeba histolytica. Amoeba yang ada dalam tubuh dan keluar akan dan berkumpul serta dilindungi oleh pelapis, kumpulan tersebut bisa dikatakan sebagai kista. Kumpulan dari beberapa amoeba akan keluar bersama dengan kotoran atau tinja. Tetapi setelah keluar dalam tubuh amoeba tersebut masih bisa mengkontaminasi daerah yang berada disekitarnya biasanya pada air dan makanan. Jika seseorang mengonsumsi makanan yang mengandung kista, maka orang tersebut akan terinfeksi. Kemudian amoeba itu akan masuk ke perut dan turun melalui usus ,ketika berada pada dinding usus dinding pelapisnya akan pecah itulah yang akan menyebabkan disentri.

  • Disentri Basiler

Gejala yang akan diderita dari disentri basiler ialah sakit perut yang ringan tetapi mengalami diare disertai adanya darah. Kejadian ini biasanya terjadi selama 1-7 hari setelah terinfeksi. Jika penyakit disentri yang dirasa sudah cukup parah biasanya seseorang akan mengalami dehidrasi. Keadaan tersebut sebaiknya diwaspadai terutama jika menyerang pada anak.

Cara yang dapat anda lakukan untuk menjauhi diri anda dari penyakit disentri yaitu :

  • Menjaga kebersihan ruangan yang ada di dalam rumah terutama pada kamar mandi dan dapur.
  • Makan makanan yang dimasak dengan matang.
  • Hindari pembelian makanan yang kurang higienis.
  • Memisahkan makanan yang mentah dengan yang matang.
  • Rajin mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.

Selain dengan pola hidup yang bersih dan teratur, anda juga dapat mengonsumsi obat untuk pengobatan penyakit disentri seperti :

  • Pemberian oralit

Oralit dapat digunakan untuk mencegah timbulnya dehidrasi saat menderita penyakit disentri. Dengan meminum oralit, cairan yang terdapat dalam tubuh berupa garam dan glukosa akan cepat tergantikan. Oralit memang bukan untuk mengobati disentri, tetapi kandungan didalamnya mampu menambah cairan dalam tubuh yang semakin berkurang.

  • Memperbanyak minum air putih

Pada penderita disentri dianjurkan memperbanyak minum air putih untuk mencegah timbulnya dehidrasi.

  • Memperbanyak makan

Banyak meminum air putih makan makanan padat juga sangat dianjurkan, karena tubuh sangat membutuhkan nutrisi untuk melawan mikroba dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Obat penyakit disentri berbahan tradisional

  • Kulit manggis

Cara yang dapat anda lakukan untuk mengolah kulit manggis pertama tama cuci kulit manggis dan potong potong, setelah itu rebus dengan 4 gelas air sampai menyusut menjadi setengah bagian. Lalu tambahkan gula aren setelah itu anda dapat meminumnya setengah gelas di pagi dan sore hari.

  • Jamur kuping

Cara tradisional yang kedua yaitu dengan jamur kuping. cara yang dapat anda lakukan yaitu merebus 15 gram jamur kuping dengan 30 gram gula aren bersamaan dengan air putih, setelah selesai direbus anda bisa meminumnya secara teratur.

  • Mentimun

Cara yang dapat dilakukan sangatlah mudah yaitu dengan dengan mengiris mentimun, dan anda dapat mengkonsumsinya bersama dengan madu murni.

  • Jambu biji

Jambu biji yang dapat digunakan untuk mengobati disentri bukanlah buahnya, melainkan daunnya. cara untuk mengolahnya yaitu ambil sebanyak 10 lembar daun jamu biji, kemudian potong potong dan rebus dalam air bersih hingga 20 menit. Minumlah ramuan ini secara rutin hingga penyakit disentri anda sembuh.

  • Kulit buah rambutan

Rebus 10 kulit buah rambutan dengan 3 gelas air hingga mendidih, hingga tersisa segelas air saja. Setelah itu anda dapat meminum ramuan ini 2 kali sehari pagi dan sore.

  • Delima dan susu

Cara pengolahannya yaitu dengan 50 gram kulit buah delima dan 250 ml susu, rebus keduanya hingga mendidih selama 9 menit. Minumlah ramuan ini secara teratur.

Sekian pembahasan mengenai obat penyakit disentri semoga bermanfaat bagi kita semua, terima kasih 🙂