Obat Penyakit Edema Paru – Gejala – Diagnosis – Penyebab

Obat Penyakit Edema Paru – Gejala – Diagnosis – Penyebab – Hallo sobat herbal? Ketemu lagi nih dengan saya adminya jamuobat.com. Di sini kami menyediakan beragam macam informasi seputar kesehatan yang akurat dan bermanfaat. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan beberapa informasi seputar obat penyakit edema paru. Apa diantara kalian udah ada yang tahu apa itu penyakit edema paru dan obat penyakit edema paru yang efektif??? Nah, untuk mengingatnya kembali atau bagi kalian yang belum tahu, mari kita merapat lagi untuk membahasnya bersama!!!

Obat Penyakit Edema Paru - Gejala - Diagnosis - Penyebab

Obat Penyakit Edema Paru – Gejala – Diagnosis – Penyebab

Edema paru merupakan suatu kondisi pembengkakan yang terjadi pada paru-paru. Pembengkakan ini terjadi akibat adanya penumpukan cairan dalam alveoli (kantung paru-paru). Edema paru ini dapat ditandai dengan gejala sulitnya bernapas. Pada kondisi normal, ketika bernapas oksigen akan masuk pada paru-paru, namun lain hal nya dengan kondisi pada penderita endema paru. Pada kondisi ini paru-paru yang dimiliki pasien edema paru dipenuhi dengan cairan. Sehingga hal ini menyebabkan oksigen yang dihirup tidak dapat masuk ke dalam paru-paru.

Gejala Penyakit Edema Paru

Gejala yang ditimbulkan akibat dari penyakit edema paru ini dapat berbeda-beda tergantung dari klasifikasi edema paru itu sendiri. Kasus penyakit edema paru ini dapat dibedakan menjadi 2 klasifikasi yakni edema paru kronis dan edema paru akut.

Edema paru kronis merupakan penyakit pembengkakan paru yang terjadi dalam kurun waktu lama (jangka panjang). Pada kasus penyakit edema paru ini biasanya gejala yang ditimbulkannya antara lain :

  • merasa mudah lelah,
  • sulit bernapas saat sedang beraktivitas atau berbaring,
  • mengi,
  • sering terbangun pada malam hari saat tidur,
  • peningkatan berat badan dengan cepat,
  • bengkak pada kedua tungkai/kaki,

Sedangakan edema paru akut adalah edema paru yang terjadi secara tiba-tiba dan merupakan keadaan darurat yang memerlukan pertolongan atau obat penyakit edema paru secepatnya. Jika penyakit edema paru akut ini tidak segera ditangani dengan cepat maka dapat berakibat fatal. Nah, gejala kasus edema paru akut ini ditandai dengan :

  • sesak napas secara tiba-tiba/terasa tercekik atau tenggelam
  • merasa cemas, gelisah dan lelah
  • terjadinya palpitasi atau peningkatan detak jantung cepat dan tidak beraturan
  • batuk berdahak yang berbusa dan berdarah
  • nyeri dada, jika edema paru disebabkan penyakit jantung

Nah, jika Anda mengalami beberapa gejala yang lebih serius lagi, segeralah melakukan pemeriksaan diri pada dokter bersangkutan. Hal ini dilakukan agar penanganan dan obat penyakit edema paru yang diberikan tepat dan sesuai.

Penyebab Penyakit Edema Paru

Penyebab dari beberapa kasus penyakit edema ini bermacam-macam. Namun, kebanyakan dihubungkan dengan gangguan kesehatan pada jantung. Penyakit edema paru sendiri terbagi menjadi 2 kategori diantaranya edema paru kardiogenik dan nonkardiogenik.

Edema paru kardiogenik ini dapat terjadi karena disebabkan oleh gagal jantung kongestif, yaitu kondisi di mana darah yang dipompa jantung terlalu sedikit dan darah tersebut juga dapat kembali ke vena dan terjebak di paru-paru. Penyebab dari kondisi ini adalah :

  • adanya penyakit jantung koroner : penyakit ini dibebabkan karena penumpukan lemak pada arteri yang menyebabkan suplai darah ke otot jantung menyempit.
  • cardiomyopathy : penyakit ini disebabkan karena otot jantung mengalami kerusakan.
  • gangguan katup jantung : katup jantung yang mengatur aliran darah tidak berfungsi dengan baik.
  • tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • selain diakibatkan oleh gangguan jantung edema paru jenis ini juga dapat disebabkan karena pembuluh kapiler yang berfungsi membawa darah ke paru-paru melemah atau bocor.

Sedangkan edema paru nonkardiogenik ini dapat terjadi karena beberapa penyebab seperti :

  • acute respiratory distress syndrome (sindrome gagal napas akut) : hal ini terjadi karena paru-paru terisi cairan secara tiba-tiba dan sel darah putih meradang,
  • ketinggian (2.400 meter di atas permukaan laut) : di kisaran ketinggian ini tekanan udara berubah secara drastis sehingga menyebabkan cairan mengisi paru-paru,
  • emboli paru-paru : atau pembengkuan darah yang menyebabkan darah terperangkap dalam paru-paru,
  • kondisi sistem saraf : edema paru juga dapat terjadi karena kerusakan saraf akibat cedera kepala, kejang, subarachnoid hemorrhage atau operasi otak.
  • infeski virus.
  • cedera paru-paru.
  • tenggelam.
  • reaksi obat-obatan atau paparan racun tertentu.

Komplikasi Penyakit Edema Paru

Nah, jika penyakit edema paru tidak segera ditangani, kemungkinan komplikasi yang dapat terjadi adalah meningkatnya tekanan di ruang jantung yaitu tempat penerimaan darah dari seluruh tubuh. Kondisi seperti dapat menyebabkan ruang jantung gagal berfungsi dan menimbulkan penumpukan cairan pada rongga perut (asites), pembengkanan pada tungkai/kaki dan hati. Selain itu, jika edema paru yang dialami tergolong akut, maka hal ini dapat berisiko menyebabkan kematian.

Nah, untuk mencegah komlpikasi ini terjadi, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter bersangkutan, jika Anda merasakan gejala dari edema paru. Hal ini dilakukan untuk agar dokter dapat memberikan penangan dan pemberian obat penyakit edema paru yang tepat dan sesuai.

Diagnosis Edema Paru

Cara mendiagnosis edema paru biasanya selain melakukan pemeriksaan fisik, dokter juga akan melakukan pemeriksaan mengenai riwayat kesehatan pasien. Hal ini dilakukan untuk mencocokan gejala yang ada jika hal ini juga dapat memungkinkan adanya masalah kesehatan jantung. Untuk melakukan diagnosis ini dokter akan melakukan sejumlah metode pemeriksaan tertentu, seperti :

  • Foto Rontgen Dada
    Hal ini dilakukan untuk memastikan apa pasien benar-benar mengidap edema paru serta untuk melihat kemungkinan lain penyebab sesak napas yang dialami pasien.
  • Elektrokardiografi (EKG)
    Metode pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat apakah ada tanda-tanda serangan jantung dan masalah irama jantung.
  • Pulse Oximetry
    Nah, untuk metode pemeriksaan ini bertujuan untuk mengukur secara cepat kadar oksigen dalam darah, metode ini dilakukan denga cara menempatkan sensor pada jari tangan dan kaki.
  • Katerisasi Arteri Paru
    Untuk metode pemeriksaan ini bertujuan untuk mengukur tekanan pembuluh darah di dalam paru-paru. Namun untuk metode ini biasanya dilakukan jika pemeriksaan lain tidak mampu memastikan penyebab edema paru.
  • Tes Darah
    Sedangkan metode ini dilakukan untuk mengukur kadar oksigen dan karbondioksida dalam darah (analisis gas darah), mengukur kadar hormon B-type natriuretic peptide (BNP) yang meningkat pada gagal jantung, serta melihar fungsi tiroid dan ginjal.
  • Ekokardiografi
    Metode ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya masalah pada otot jantung.
  • Keteterisasi Jantung
    Nah, metode akan dilakukan jika edema paru disertai nyeri dada, dan jika kelainan ini tidak ditemukan pada metode pemeriksaan Elekrokardiografi (EKG) atau ekokardiografi.

Setelah penyakit edema paru dipastikan, dokter akan langsung menyarankan pengobatan rawat inap atau memberikan resep obat penyakit edema paru yang sesuai dengan edema paru yang dialami.

Pengobatan Edema Paru

Jika yang terjadi adalah penyakit edema paru akut biasanya dokter akan menyarankan untuk menjalani rawat inap di rumah sakit secepatnya. Biasanya perawatan ini dilakukan di ruang ICU untuk membantu mengelurakan kelebihan cairn dari dalam paru-paru. Selain itu hal ini bertujuan untuk membantu jantung agar berjalan dengan baik.

Pemberian oksigen menjadi penanganan pertama yang efektif untuk penyakit edema paru. Selain itu, dokter juga akan memberikan obat penyakit edema paru yang dapat membantu mengurangi tekanan pada pembuluh darah, baik sebelum atau sesudah masuk paru-paru dan jantung.

Biasanya obat penyakit edema paru yang diberikan adalah

  • furosemide (obat diuretik) yaitu obat yang berkhasiat untuk membantu membuang cairan lebih banyak lagi.
  • nitrogliserin (obat golongan nitrat) yaitu obat yang berkhasiat untuk membantu melebarkan pembuluh darah.

Khasiat dari kedua obat penyaki edema paru ini juga diketahui dapat membantu mengurangi tekanan di dalam pembuluh darah. Selain itu, penyakit edema paru juga dapat mengakibatkan terjadinya hipertensi (naiknya tekanan darah) dan hipotensi (turunnya tekanan darah). Nah, untuk mengatasi ini dokter juga akan memberikan obat penyakit edema paru berupa obat yang dapat menstabilkan tekanan darah agar tekanan darah tetap optimal.

Nah, kemungkinan juga dokter akan memasangkan selang untuk disambungkan ke alat bantu napas. Pemasangan selang ini dilakukan untuk memastikan oksigen yang masuk ke dalam tubuh tercukupi.

Nah, sekian beberapa informasi mengenai obat penyakit edema paru yang dapat saya sampaikan, semoga artikel yang saya bagikan dapat bermanfaat dan terimakasih atas kunjungan sobat herbal setia jamuobat.com.