Obat Penyakit Gigantisme

Obat Penyakit Gigantisme Dan Apa penybeb, Gejala Serta Cara Pengobatanya – Salam Sehat dan selamat datang di situs resmi kami www.jamuobat.com. Situs resmi yang selalu memberikan informasi-informasi dan pembahasan tentang permasalahan kesehatan. Untuk kesempatan kali ini kami akan membahsan tentang Obat penyakit Gigantiseme dan apa penyebab, gejala serta bagaimana cara mengatasinya. Mungkin anda sudah mengetahui apa itu penyakit gigantisme?

Obat Penyakit Gigantisme

Penyakit Gigantisme adalah berlebinya produksi hormon pertumbuhan pada anak-anak yang memberi dampak kepada ukuran tinggi dan berat badanya. Kondisi ini disebabkan karena didalam tubuhnya teradapt hormon pertumbuan yang jumlahnya diluar batas kewajaran atau berlebihan. Seseorang yang tubuhnya terserang efek gigantisme bisanya tubuhnya dapat mencapai 2,25 sampai 2, 40 meter, hal ini disebabkan karena penyebaran lempeng epifisis atau pertumbuhan didalam tulang dalam keadaan tertutup. Untuk sampai saat ini penyakit ini tidak mudah dikenali gejalanya karena orang yang mengalami penyakit langka ini pada awalnya untuk beberapa tahun kedepan usianya, tetap terlihat normal dan memililki fase pertumbuhan anak yang wajar.

Obat Penyakit Gigantisme Dan Apa Penyebab, Serta Gejalanya?

Penyakit gigantisme hampir selalu disebabkan oleh tumor pada kelenjar pituitari. Kelenjar ini berfungsi memproduksi hormon yang  memilki banyak fungsi bagi tubuh. Satah satunya untuk mengontrol suhu, berperan dalam perkembangan seksual, pertumbuhan, metabolisme. Bukan hanya itu saja, bisa juga ditemukan penyebab lain gigantisme, misanlnya karena :

  • Carney Complex

Carney Complek adalah penyakit yang disebut penyakit akibat genetik. Penyakiy carney complek diakibatkan karena tumbuhnya sel tumor jika pada kelenjar endokria, jaringan ikat serta munculnya bintik berwarna keruh dan gelap pada permukaan kulit, hal ini bisa diakibatkan oleh genetik (keturunan).

  • Neurofibromatosis

Neurofibromatois yaitu menyebarkan sel tumor dan tumbuhnya sel tumor lain pada sistem saraf yang akibat kelainan yang diturnkan akibat genetik.

  • Sindrom MC. Cune-Albright

Sindrom MC, Cune-Albright yaitu kondisi pertumbuhan yang langka terjadi dijaringan tulang, gangguan pada kelenjar dan tumbuhnya bintik-bintik coklat atau merah muda pada permukaan kulit.

  • Multiple endocrine neoplasia

Multiple endocrine neoplasia yaitu tumbuhnya sel tumor dengan subur pada kelenjar pankreas atau hipofisis, kelenjar paratiroid yang trmasuk kelainan yang diturunkan akibat genetik.

Bagaimana Gejala Penyakit Gigantisme?

Gejala gigantisme biasanya baru dikenali apabila seorang anak sudah mempunyai pertumbuhan tinggi yang lebih besar daripada anak-anak seumuranya. Biar dapat terdeteksi secara dini kita perlu mengenali gejala-gejalanya. Berikut gejala-gejala penderita gigantisme antar lain:

  • Pertumbuhan yang terlalu tinggi, membuat badan menjadi lengkung
  • Tinggi tubuh yang tidak normal, melebihi tinggi anak seusianya karena pertumbuhan tulang yang cepat
  • Prilaku yang bisa dikategorikan sebagai anak yang berkebutuhan khusus
  • Sulit bernapas dengan baik, terutama ketika tidur
  • Rambut-rambut di sekujur tubuh semakin menebal, kering dan kasar
  • Alt kelamin tidak berkembang dan tumbuh secara abnormal. Hal ini bsru terlihat ketika anak memasuki usia pubertas
  • Suara menjadi serak dan tidak jelas, karena pertumbuhan tulang rawan pada pita suara semakin melebar. Berbicara semakin tidak jelas ditambih lidah yang menjadi berlipat-lipat
  • Penglihatan berkurang
  • Pertumbuhan kepala yang tidak proporsional/ linier dibandingkan anggota tubuh lainnya
  • Anggota gerak tubuh (tangan dan kaki) semakin membesar dan bengkak
  • Tungkai atau persendian sering terasa sakit. Hal ini disebabkan pembesaran jaringan dan pembuluh darah yang menghimpit saraf-saraf dalam tubuh
  • Kondisi jantung semakin membesar sehingga menimbulkan resiko berbagai penyakit jantung

Bagaimana Cara Pengobatan Dan Pencegahanya?

Dalam pengobatan penderita gigantisme untuk sampai saat ini belum ada yang benar-benar terjamin hasilnya agar normal seperti semula. Apa lagi kalau tumor yang diderita merupakan penyakit yang diturunkan. Tapi untuk upaya- upaya pengobat harus dilakukan. Berikut cara pengobatan gigantisme :

  • Pengobatan melalui oprasi atau pembedahan transphenoidal dapat dilakukakn sebagi tindakan pertama. Pembedahan ini bertujuan untuk mengankat atau menghilangkan tumor yang ada
  • Pemberian obat-obatan dapat menstimulasi hormon lainnya pada tubuh dan bisa mengurangi produksi hormon pertumbuhan, Obat-obtan bisa berupa obat penyakit gigantisme, pil  atau suntikan, sperti Octreotide, lamreotide, bromocriptine, Cabergoline, Pegvisomant.
  • Melakukan terapi sinar gamma atau gamma knife radiosurgery sebagai langkah terakhir. Apa bila setelah melakukan pengangkatan beberapa timbul tumor baru atau pengankatan mengalami kegagalan. Terapi yang memaparkan ratusam radiasi sinar gamma ini memamang apabila berhasil dan dapat langsung menghilangkan tumor dan mengembalikan level produksi hormon pertumbuhan ke tingkat normal.

Untuk pada dasarnya, hampir tidak ada upaya untuk mencegah terjadinya gigantisme. Kita hanya bisa memperkecil resiko kemungkinan gigantisme dengan diteksi dini penyebabnya secra dini. Diharapkan kepada orang tua dan oran-orang di sekitar anak dapat menyadari kecepatan pertumbuhan anak secara tidak normal sejak dini atau mengetahi adanya gejala-gejala gigantisme.

Nah, mungkin itu pembahasan singkat tentang Obat penyakit gigantisme dan apa penyebab, gejala serta mencegahnya. Semoga bisa bermanfaat. Bantu kami share artikel ini supaya orang-orang terdekat anda juga bisa mengetahui penyakit gigantisme. Terimakasih.