Obat Penyakit Hidrosefalus

Obat Penyakit Hidrosefalus Dan Tanda-Tanda,Gejala, Penyebab Serta Pengobatanya – Selamat datang kembali disitus kami www.jamuobat.com. Situs resmi yang pastinya selalu memberikan informasi dan pembahasan-pembahasan tentang artikel kesehatan, yang pastinya bisa membantu anda mencari solusi untuk mengetahui tentang penyakit yang anda alami, Pada kesempatan kali ini kami akan membahas Obat penyakit Hidrosefalus dan tanda-tanda, penyebab serta pengobatanya. Mungkin anda pernah mendengar atau mengetahui apa itu penyakit hidrosefalus?

Obat Penyakit Hidrosefalus

Penyakit hidrosefalus adalah akumulasi cairan cerebrospinal di dalam otak sehingga menyebabkan banyak ruangan. Hal ini terjadi ketika sistem pengeluaran dan penyerapan memiliki kelebihan cairan otak yang bekerja secra tidak efktif. Apa bila cairan ini terus bertambah sehingga ventrikel di dalam otak membesar dan menekan stuktur dan jaringan otak di sekitarnya. Apa bila tidak segera ditangani, tekanan ini dapat merusak jaringan dan melemahkan fungsi otak. Biasanya hidrosefalus dapat diderita oleh segala usia, namun kasus ini sebagian besar terjadi pada bayi dan lansia.

Obat Penyakit Hidrosefalus Dan Apa Saja Tanda-Tanda Dan Gejalanya?

Gejala hidrosefalus bisanya meliputi tanda-tanda berikut ini :

  • Kehilangan ingatan (demensia)

Kemampuan untuk berpikir menjadi lambat, kehilangan ingatan, pelupa, memiliki masalah dengan konsentrasi dan berkurangnya kemampuan untuk memperhatikan.

  • Inkontinensia

Bisanya pada tahap awal dari hidrosefalus, anda akan merasakan dorongan untuk sering buang air kecil atau sering memilki gejala tiba-tiba dan kemudian mengalami inkontinensia. Masalah inkontinensia seperti sering buang air kecil, namun beberapa orang mungkin mengalami inkontinensia pada usus.

  • Masalah jalan

Sebaigian besar pasien memiliki gaya berjalan yang lambat, kaki gemetar dan langkah-langkah yang lebar. Masalah dengan tapakan kaki seperti kaki anda terasa lengket di lantai. Apa bila ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas, bila anda memiliki kehawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikan dengan dokter.

Apa Saja Penyebab Hedrosefalus?

Adapun penyebab hidrosefalus karena terjadi setelah cedera kepala, perdarahan di sekitarotak (karena pukulan di kepala), sroke, meningitis (infeksi selafut sekitar jaringan otak) atau tumor otak. Hidrosefalus ini tidak boleh disepelekan dan harus mendapatkan penanganan medis segera, karna hai ini cairan otak yang terlalu banyak bisa membuat tekanan di otak menjadi naik. Disaat fungsi otak akan menjadi lemah dan jaringan otak pun menjadi lemah. Bagi ibu-ibu yang sedang mengandung dan juga masyarakat luas untuk penting mengetahui apa saja penyebab hidrosefalus. Berikut ini adalah penyebabnya:

  • Kista otak
  • Cacat tabung syaraf
  • Stroke
  • Radang selaput otak
  • Pembuluh darah otak menyempit
  • Cedera otak
  • Kanker otak
  • Pembengkakan
  • Gangguan aliran cairan otak
  • Cacat bawaan
  • Infeksi virus
  • Pendarahan otak
  • Produksi cairan otak berlebihan
  • Adanya tumor otak

Selain itu ada salah satu penyebab hidrosefalus pada bayi, terjadi karena kurangnya asupan gizi. Bisanya gejala awal hidrosefalus pada bayi ditandai dengan kepala membesar, ubun-ubun menonjol dan pembuluh darahnya terlihat jelas.

Bagaimana Cara Mengobati Penyakit Hidrosefalus?

Pemeberian antibiotk

Karena tekanan dalam otak akibat cairan yang menumpuk akan membuat penderita merasakan nyeri yang hebat. Maka dari itu antibiotik untuk mengurangi nyeri atau komplikasi akibat hidrosefalus yang terjadi kepada si penderita. Selain itu, antibiotik juga bisa digunakan untuk meredakan efek samping setelah melakuakan oprasi.

Memberikan Obat Herbal

Selain mengunakan obat anti biotik, obat herbal juga merupakan salah satu cara alattenatif untuk pengobatan hidrosefalus pada proses pemulihan. Gunakanlah Obat yang bisa membantu proses penyembuhan, seperti Obat penyakit hidrosefalus.

Melakukan Oprasi

Oprasi merupakan cara yang paling umum  digunkan dalam mengobati penyakit hidrosefalus. Bisanya oprasi terbagi menjadi bebrapa jenis yaitu:

  • EVT (Endoscopic Third Ventriculostomy) adalah jenis oprasi dimana ahli bedah akan membuat lubang penyerapan baru di permukaan agar cairan dalam otak dapat mengalir keluar.
  • Pemasangan shunt atau berupa selang yang dipasangkan oleh ahli bedah ke dalam kepala si penderita agar sebagian cairan yang tertampung dalam otak dapat mengalir ke bagian tubuh lain supaya bisa diserap oleh pembuluh darah.

Melakukan Terapi

Terapi pasca oprasi hidrosefalus merupakan salah satu pengobatan hidrosefalus pada bayi atau penderita hidrosefalus yang bisa dilakukan. Ada bebrapa jenis terapi sperti:

  • Terapi motorik
  • Terapi penempatan
  • Terapi komunikasi

Terapi-terapi tersebut dapat membantu mengembalikan kemampuan bayi atau pendrita hidrosefalus yang terganggu akibat tekanan cairan dalam rongga otak sehingga si pendrita dapat beraktifitas normal kembli.

Bagaimana Cara Pencegahan Hidrosefalus?

Mungkin mencegah lebaik daripada mengobati. Mencegah bisa menghindarkan dari penyakit hidrosefalus. Yang mungkin harus di ingat, penyakit ini bukanlah penyakit keturunan, sehingga bisa menyerang siapa aja yang memiliki faktor resiko tinggi. Berikut adalah cara mencegah penyakit hidrosefalus yang harus bisa anda lakukan:

  • Pemeriksaan Rutin Kehamilan

Pemeriksaan rutin disaat kehamilan  setiap bulan sangat penting untuk menghindari bayi atau janin dari hidrosefalus. Saat periksa kehamilan pihak medis akan selalu memberikan vitamin dan asam folat yang bagus untuk tumbuh dan kemabang janin yang ada di dalam kandungan.

  • Tes TORCH

Tes TORCH di gunakan untuk mencegah penyakit ini, dengan melakukakan pemeriksaan apakah didalam dirinya ada virus toksoplasma ataukan tidak. Jika tidak ada maka untuk kehamilan cenderung aman sebab tumbuh kembang janin akan terganggu dengan adanya virus tersebut.

  • Hindari Benturan

Bisanya Orang dewasa pun bisa terkena penyakit hidrosefalus atau penumpukan cairan otak yang ada di kepala. Orang yang mengalami kecelakaan dengan terjadinya benturan di kepala memiliki resiko yang besar terkena hidrosefalus. Oleh sebab itu sebisa mungkin hindarilah benturan yang keras di kepala.

  • Menjaga Asupan Gizi

Saat hamil harus selalu perhatikan asupan gizi yang dibutuhkan untuk kebutuhan kembang janin. Selain bisa untuk menjaga kesehatan janin yang ada di dalam kandungan, kecukupan gizi janin bisa terjaga dengan mengkonsusmi makanan yang mengandung banyak gizi yang pastinya baik untuk ibu hamil dan janin.

Mungkin itulah pembahasan tentang Obat penyakit hidrosefalus dan tand-tanda, penyebab, gejal serta cara pengobatan dan mencegahnya. Yang sangat penting untuk kita ketahui. Karena pastinya mencegah lebih baik dibandingkan dengan mengobati. Oleh sebab itu share artikel ini supaya bisa membantu orang-orang terdekat kita untuk bisa mencegah penyakit ini sebelum terlambat. Semoga artikel ini bermanfaat. Terimaksih