Obat Sakit Hernia Hiatus – Gejala – Penyebab – Pengobatan

Obat Sakit Hernia Hiatus – Gejala – Penyebab – Pengobatan – Hallo sobat herbalku??? Jumpa kembali dengan saya admin dari jamuobat.com, situs yang menyediakan beragam macam informasi seputar kesehatan yang akurat.  Nah, untuk kesempatan kali ini, saya ditugasin buat memberikan informasi mengenai obat sakit hernia hiatus nih. Mmmm, apa itu hernia dan apa itu hiatus dan kalau disatuin apa itu hernia hiatus??? Mmmm, yup mungkin di antara kalian ada yang bertanya-tanya seperti itu, karena saya juga pernah mengalaminya hhh. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya, yuk kita simak informasi lengkapnya bersama!!!

Apa Itu Hernia???

Hernia merupakan istilah medis umum yang digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi adanya jaringan otot yang melemah di sekitar tubuh, terutama di bagian perut atau abdomen. Dari yang diketahui kondisi seperti ini dapat menyebabkan organ dalam tubuh yang terdapat disekeliling perut atau abdomen dapat terdorong melalui jaringan otot yang melemah tersebut. Penyebab dari kasus hernia ini belum dapat diketahui secara pasti. Namun, dari yang diketahui terdapat beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya hernia. Salah satunya adalah akibat dari seringnya mengangkat beban berat. Kondisi seperti ini jika terus dilakukan lama kelamaan dapat menyebabkan melemahnya jaringan otot atau yang disebut dengan hernia tadi. Nah, untuk kasus hernia sendiri bermacam-macam dan salah satunya adalah yang akan kita bahas kali ini yaitu hernia hiatus.

Obat Sakit Hernia Hiatus - Gejala - Penyebab - Pengobatan

Obat Sakit Hernia Hiatus

Hernia hiatus sendiri merupakan suatu kondisi melemahnya jaringan otot diafragma yang menyebabkan lambung terdorong atau mencuat naik ke diafragma (otot penyekat perut dan rongga dada). Diafragma sendiri memiliki lubang kecil bernama hiatal/hiatus yang berfungsi untuk menghubungkan esofagus (saluran makanan) dengan lambung. Ketika jaringan otot di lubang kecil diafragma ini melemah, secara otomatis lambung pun akan naik ke diafragma dan bahkan dapat sampai ke rongga dada. Kondisi seperti inilah yang disebut dengan hernia hiatus.

Nah, dari yang diketahui juga, ternyata hiatus hernia ini memiliki dua jenis, diantaranya :

  • Sliding hernia hiatus, yaitu hernia hiatus yang bergeser turun atau naik, masuk atau keluar dari area dada. Hernia jenis ini merupakan hernia hiatus yang sering dialami.
  • Hernia hiatus para-oesofageal, yaitu hernia hiatus yang menyebabkan sebagian lambung terdorong atau mencuat ke atas melalui hiatus yang berada di sisi esofagus.

Dari yang diketahui, beberapa kasus hernia hiatus ini kebanyakan dialami oleh lansia di atas 50 tahun. Hal ini mungkin terjadi karena otot-otot tubuh mereka mulai mengendur atau melemah sehingga penyakit seperti hernia hiatus ini pun dapat dengan mudah terjadi.

Nah, dari yang diketahui, sebagian besar kasus hernia hiatus yang kecil tidak akan menimbulkan gejala apapun. Akan tetapi jika hernia hiatus mulai membesar, maka dapat menyebabkan naiknya makanan dan asam lambung ke esofagus. Nah, jika hernia hiatus membesar, maka hal ini perlu penanganan dan pemberian obat sakit hernia hiatus yang tepat untuk mencegah kondisi yang lebih buruk lagi.

Penyebab Hernia Hiatus

Pada kasus melemahnya jaringan otot di sekitar tubuh yang menjadi penyebab hernia masih belum diketahui secara pasti. Namun, dari sebuah riset faktor usia menjadi risiko yang erat kaitannya dengan hernia hiatus. Nah, seiring usia bertambah, kekuatan dari otot diafragma pun akan semakin melemah dan menyebabkan risiko terjadinya hernia hiatus pun ikut meningkat. Selain faktor usia ternyata terdapat beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan terjadinya hernia hiatus, diantaranya adalah :

  • Memiliki ukuran hiatus yang lebih besar, terlahir dengan kondisi ukuran hiatus yang lebih besar pada umumnya juga dapat meningkatkan risiko terjadinya hiatus hernia ketika menginjak masa tua.
  • Adanya luka atau robekan pada diafragma juga dapat menjadi faktor yang dapat meningkatka risiko terjadinya hiatus hernia. Hal ini dikarenakan luka atau robekan tersebut mungkin dapat menyebabkan lubang hiatus membesar, sehingga dengan begitu risiko terjadinya hiatus hernia juga dapat meningkat.
  • Obesitas, selain dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, kolesterol dan hipertensi, ternyata memiliki berat badan berlebih/obesitas juga dapat menjadi faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya hernia hiatus.
  • Tekanan, selain faktor di atas tekanan seperti mengenjan pada waktu buang air besar, atau tekanan akibat muntah, batuk dan mengangkat benda berat juga dapat meningkatkan risiko terjadinya hiatus hernia. Hal ini dikarenakan tekanan yang terjadi secara konstan pada jaringan otot di sekitar hiatus dapat menyebabkannya melemah secara perlahan.

Gejala Hernia Hiatus

Pada kondisi hernia hiatus kecil mungkin tidak semua pasien akan mengalami gejala. Nah, ketika hernia hiatus mulai membesar maka kemungkinan beberapa gejala pun dapat langsung dirasakan oleh pasien tersebut. Berikut merupakan beberapa gejala yang umum terjadi pada kasus hernia yang mulai membesar, diantaranya :

  • sakit di area perut atau dada,
  • sulit menelan,
  • sulit bernapas,
  • sensasi terbakar di dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan atau heartburn,
  • palpitasi,
  • bersendawa,
  • mudah merasa sangat kenyang sehabis makan,
  • mual dan muntah darah,
  • terjadinya pendarahan pada saluran cerna yang ditandai dengan feses/tinja yang keluar berwarna gelap.

Untuk membantu mengatasi gejala tersebut, kemungkinan dokter akan memberikan beberapa resep obat sakit hernia hiatus untuk meredakan gejala yang timbulkannya.

Diagnosa Hernia Hiatus

Karena hernia hiatus kecil tidak menimbulkan gejala atau gangguan yang dapat dirasakan, kemungkina beberapa orang yang mengalaminya tidak pernah menyadarinya sama sekali. Orang tersebut kemungkinan akan menyadarinya ketika ia melakukan pemeriksaan gangguan kesehatan lainnya. Nah, dari kasus tersebut mungkin dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan gejala atau hal lain yang dirasakan yang berkaitan dengan kondisi orang tersebut.

Selain itu, biasanya dokter juga akan melakukan beberapa pemeriksaan lain seperti :

  • Tes darah yang bertujuan untuk mendeteksi adanya anemia atau tidak,
  • Pencitraan medis dengan melakukan pemeriksaan CT scan dan X-ray, tes ini dilakukan untuk mendeteksi kondisi kesehatan dalam tubuh,
  • Endoskopi, tes ini dilakukan untuk mendeteksi peradangan dalam tubuh dengan memasukan sebuah tabung flksiberl yang dilengkapi dengan kamera dan lampu ke dalam tenggorokan, kerongkongan hingga perut.
  • Esofagam, tes ini bertujuan untuk mengetahui gambaran jelas dari kondisi esofagus, perut, dan bagian atas saluran pencernaan pada hasil X-ray. Sebelum pemeriksaan pasien akan diberikan cairan kapur untuk diminum. Cairan ini mengandung barium yang berfungsi untuk melapisi saluran pencernaan atas. Dengan cairan kapur ini gambar pun akan dapat dilihat dengan jelas.
  • Manometri, tes yang satu ini dilakukan dengan cara memasukan kateter melalui hidung, esopagus sampai perut. Tes ini bertujuan untuk mengukur tekanan dan pergerakan dalam esofagus

Nah, untuk itu jika di antara kalian ada yang mengalami gejala hernia hiatus ini, segeralah periksaan kondisi kalian ke dokter. Hal ini bertujuan agar penanganan hernia hiatus ini dapat dilakukan sedini mungkin. Selain itu juga bertujuan agar dokter dapat memberikan obat sakit hernia hiatus yang dapat mencegah kemungkinan terjadinya hernia hiatus yang besar.

Pengobatan Hernia Hiatus Secara Medis

Nah, pengobatan hernia hiatus sendiri bertujuan untuk meredakan gejala yang ditimbulkannya. Berikut merupakan obat hernia hiatus yang dapat digunakan untuk meredakan heartburn/naiknya asam lambung ke kerongkongan :

  • Obat untuk mengurangi produksi asam lambung, biasanya dokter akan memberikan obat sakit hernia hiatus berupa ranitidine, citimidine, nizatidine, dan famotidine.
  • Antasida, jenis obat sakit hernia hiatus ini berfungsi untuk menetralkan asam dari perut,
  • Obat sakit hernia hiatus lain yang dapat diberikan adalah lansoprazole dan omeprazole. Obat sakit hernia hiatus ini berfungsi untuk membantu mengurangi produksi asam lambung dan menyembuhkan jaringan esofagus.

Selain itu dokter juga akan menyarankan prosedur operasi jika hernia hiatus yang dialami tidak kunjung membaik dengan pemberian obat sakit hernia hiatus atau pada kasus hernia hiatus yang besar. Nah, dari prosedur operasi ini terdapat beberapa metode operasi umum yang dapat dilakukan diantaranya :

  • Laparotomi yaitu metode operasi yang dilakukan dengan cara membuat irisan tunggal pada abdomen.
  • Toraktomi yaitu metode operasi yang dilakukan untuk membuat irisan pada dinding dada.
  • Laparoskopik yaitu metode operasi yang dilakukan dengan bantuan monitor untuk mengetahui titik letak kelainan yang terjadi dengan tepat atau lokasi persisnya.

Tujuan dari prosedur operasi ini adalah untuk mengembalikan posisi lambung yang naik ke esofagus ke tempat semula, mengecilkan bukaan atau hiatus, memperkuat otot hiatus kembali dan mengangkat hernia jika diperlukan.

Nah, selain pemberian obat sakit hernia hiatus untuk mengatasi gejala yang ditimbulkannya, beberapa cara berikut juga dapat dilakukan untuk meredakan gejala dari hernia hiatus, diantaranya :

  • menghindari kebiasaan merokok atau menghirup asapnya,
  • makan dalam porsi kecil dan pelan-pelan,
  • hindari makanan yang dapat memicu heartburn,
  • hindari minuman beralkohol,
  • menurunkan berat badan jika Anda memiliki obesitas,
  • menaikan sisi kepala dengan meninggikan bantal ± 15 cm saat tidur.

Pengobatan Hernia Hiatus Secara Alami

Nah, selain pengobatan medis, penyakit hernia hiatus juga dapat diobati secara alami dengan memanfaatkan beberapa ramuan herbal dan perubahan gaya hidup yang lebih sehat. Nah, berikut merupakan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengobati hernia hiatus secara alami tanpa menimbulkan efek samping :

  • Madu, bahan herbal yang satu ini merupakan bahan herbal yang telah digunakan sejak ribuan tahun lalu. Dari yang diketahui madu memiliki sejumlah kandungan yang berkhasiat bagi kesehatan dan pengobatan berbagai macam penyakit. Dengan mengkonsumsi satu sendok teh saja, madu sudah banyak menghasilkan khasiat bagi kesehatan dan kesembuhan berbagai macam penyakit.
  • Apel merah, dari yang diketahui dengan memakan satu buah apel merah di pagi hari setelah sarapan dapat membantu memberikan kesehatan pada tubuh, di samping itu buah apel ini juga memiliki sejumlah kandungan yang sangat baik untuk membantu mengatasi gejala yang ditimbulkan hernia hiatus.
  • Telur dan madu, nah ramuan yang satu ini juga dapat dijadikan sebagai obat sakit hernia hiatus secara alami tanpa menimbulkan efek samping. Dari ramuan madu dan telur ini diketahui memiliki kandungan yang sangat baik untuk membantu mengatasi berbagai gejala yang ditimbulkan oleh penyakit hernia hiatus. Di samping itu kandungan yang dimilikinya juga diketahui memiliki kemampuan untuk memperbaiki jaringan otot hiatus yang melemah.
  • Olahraga, perubahan gaya hidup yang sehat dapat diawali dengan berolahraga secara rutin. Dengan berolahraga tubuh dapat menjadi lebih bugar dan sehat. Di samping dapat membantu mencegah berbagai penyakit, olahraga juga diketahui sangat baik bagi pasien hernia hiatus. Hal ini dikarenakan dengan olahraga dapat membantu meringankan gejala yang ditimbulkan hernia hiatus, serta sangat baik untuk menurunkan berat badan bagi pasien hernia hiatus dengan berat badan berlebih.

Itu dia beberapa informasi mengenai obat sakit hernia hiatus yang dapat saya sampaikan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kalian semua dan terimakasih atas kunjungan sobat herbal setia jamuobat.com.